Golden Ticket

Assalamualaikum!! Semester 8 ini bener2 blunderrrrrr. Wkwkwk. Dari ngerjain TA ampe patah hati. So much absurd but i enjoy it. Pokoknya harus w rangkum satu per satu, nanti ya kalo udh dapet gelar S.Farm, haha, doain supaya w cepet lulus, plis. Rencana ampe sebulan ke depan w gak mau update apa2, tapi berhubung aku butuh kekuatan doa temen2 semua, minggu depan aku bakal seminar insya Allah. Beres seminar sidang kompre. DEGGGGG…….

Bismillah, doakan dikuatkan dan cepet luluuuss.. makasih banyak, semoga kamu diberi kekuatan juga😘

Wassalamualaikum wr wb

Remember Why You Start

“Ketika kamu sadar setiap doa yang terhembus membuat air matamu terjatuh, di saat itu pula ada pundak dan tangan yang selalu siap menopang. Bukan menjadi sandaran. Tapi membantumu berdoa lebih kuat lagi. Menawarkan tangan yang sama, menengadah meminta kepadaNya”

Kartu Merah

Kamu tau definisi orang bodoh bagi saya?
Tidak kuliah? IP kecil? Sering bolos sekolah? Orang yang gak nyambung kalo diajak ngobrol? Orang yang gak bisa bikin keputusan? Yang pake payung padahal siang bolong? Yang pake sen ke kanan padahal mau belok ke kiri?

BUKAN.

Dulu waktu SMA, gue tau kalo gue gak layak jadi mahasiswa kampus ganesha, karna gue tau kampus ini bukan kapasitas gue. Apakah gue nyerah dengan kebodohan gue? NO. Gue jadi orang paling rajin di bimbel dan alhamdulillah Allah liat keseriusan gue. Dulu waktu SMA, gue ingiiiiiiin banget ikutan lomba ini itu kayak temen gue si Raha yang sekarang jadi anak tambang. Tapi gue tau kapasitas gue gak nyampe, mana ada orang kayak gue ikutan lomba. Apakah gue nyerah? NO. Pas kuliah, mimpi gue tersalurkan, gue cari teman terbaik gue yang mau gue ajak ikutan lomba, dan akhirnya selama kuliah, gue sempet ikut beberapa perlombaan, walau cuma 1 doang yang juara 1. Apa gue gak minat ikut lomba lagi? NO. Gue udah ngincer lomba yang bakal gue ikutin tahun depan, skala yang lebih besar pastinya. Sok sokan emang gue, biarin, yang penting kapasitas gue naik. Dulu pas SMA, gue ingiiiiiinn banget ke benua amerika. Gue ikutin dah tu tes AFS. Gue cuma lulus sampe tahap terakhir. Yaiyalah, orang kayak gue ke amerika, SDM murid-murid jawa barat kan mantap gila. Mana mungkin gue kepilih. Apakah gue nyerah? NO. Sampe sekarang gue masih ngincer program PPAN kemenpora ke kanada. Dan today nowadays, dosbing TA gue hobi bener marahin gue, nganggep gue gak ngerti, padahal, emang bener gue gak ngerti, hahaha, tapi apakah dengan gue gak ngerti gue gak ngerjain TA gue? NO. Gue jadi salah satu orang paling rajin di lantai 4. Tiap hari lembur, padahal salah mulu. Apakah gue menyerah untuk lulus di bulan Juli? NO!!! Jangan ganggu cita-cita gue. Apakah gue menyesal telah ikut semua yang gak mungkin gue dapetin itu? NO, kawan, not at all. Gue punya life’s principle no. 4.

Yap, menyerah bagi gue adalah suatu kebodohan. Berhubung gue gak suka dan gak mau  banget dibilang lemah, gue harus tahan dengan ujian yang datang, karna gue percaya selama gue masih hidup dan masih bisa bermimpi, shit(s) happens to makes me stronger ! 💪💪

TAPI. Gak semua kata menyerah itu bodoh. Ada satu jenis menyerah yang sangat cerdas. Yang justru menjadi pembeda signifikan antara orang yang pintar dengan orang yang bodo beneran, di mata gue.

Menyerah dalam hal MOVE ON, suatu simbol kecerdasan hakiki di zaman sekarang. Orang yang sulit move on, seperti di lagunya Christina Perrie, I love you for a thousand years. Atau versi indonesianya lagu mbak Mytha, aku punya hati. So sad yet so stupid stupid stupid stupid. Membuat perut dan otak gue mual (otak gue aja sampai mual)

Jangan bodoh, teman-teman perempuanku. Benar ujian datang buat menguatkan kita.  Memang nasib perempuan itu menunggu, sementara laki-laki tinggal memilih. Tapi kita semua percaya kan, rezeki dan jodoh itu sudah ditetapkan oleh-Nya, tertulis dalam Al Quran, yang pastinya ini termasuk salah satu janji dari Allah pemilik alam semesta ke kita kita ini. Ngapain masih pacaran sama orang yang bila emang bukan ditetapkan sebagai jodoh, semesta bakal mendukung buat menjauhkan lo berdua. Sudah jatuh tertimpa tangga. Dapat dosa maksiat saat dijalani, kemudian menyesal sudah melakukan itu semua saat meninggalkan. Mantap emang gue

Bye, dadaaaaah, sayonaraaaaaa, buat sederet pria sialan di masa lalu gue, so sorry, gue gak bodoh dalam bidang beginian, jangan kira w gak tau apa yang u semua sudah lakukan. Mengaku ikhwan tapi pacaran. Mengaku ikhwan tapi kerjaan lu ngetag-ngetag akhwat. Mengaku ikhwan tapi kerjaannya ngelike-ngelike foto tu cewek, padahal tu cewek kerjaannya NGODE dan galau gak jelas banget. Iyuwh. Lu bilamg gue sirik? Yaelaah gue juga perempuan woii, ngerti bener urgensi dia nulis begituan, haha. Gue tau (hampir) semua laki-laki itu sama saja, brengsek. Tapi gue percaya di dunia ini masih ada sosok-sosok yang “berbeda” seperti ayah gue yang salah satunya bisa nuntun gue dan orang yang gue sayang ke surga.

Kartu merah tanda menyuruhmu untuk keluar dari lapangan sudah gue layangkan ke dirimu, brother. Dirimu sudah melakukan kesalahan besar, membuat gue sakit. Silakan keluar dari hidup gue. Good bye, di masa depan nanti, jangan pernah menyesal sudah menyia-nyiakan gue, ya. Haha. Saatnya mencari gebetan baru. HHHHHHHHHHHHHHHHH.

Salam futur, stupid little girl, Adel.

Even If We Are Never More Than Strangers, I Am Still Thankful For You

Paulo coelho on Alchemist quoted, “I love you because entire universe conspired to help me find you”. This post addressed to a man with brave soul, high minded, whole hearted genuine.  Whose life vision is to do dakwah. Whose work is to respect not to be respected. Who never give up to the world but fear and resignation is only to Allah. Even there are no connection between you and me, and sadly we are never more than strangers, i must thank you for being the root of my soul. You keep in silence but you strenghten the stern of my tree, bring water to my dried leaves, and give rise to my sweetest fruits. Don’t you ever think i didn’t or never or even won’t pay attention to your every single steps, you just see my eyes ignored you but my mind won’t. Since destiny is not on my hands, and i couldn’t set my own that you will be my forever future, cos we both know, all is Allah’s de facto. Let my sense of awe in you dissapeared as the clock ticked. Or strengthened along with the definition of true love, wether I removed you as far as anything, you will come back, again.

Biarkan dopamin ini terbang di mana-mana, gue memang gini kalo lagi kangen, sayang janji gak akan kepo-kepo lagi sudah terikrar, biarkan gue gila semalem sajaaaaa😭😭

What Do You Want?

Assalamualaikum Wr Wb

Haloooo wordpress! (gak ada yang baca). Lama gak ngepost (cuma seminggu, wkwk). Kemaren lusa aku habis ngepoin sebuah akun tumblr (bukan akun u sisss (ilma), wkwk) yang kemudian mengarahkanku ke akun tumblrnya mas gun. Mas Gun ini satu dari ±10 orang pria panutanku (banyak amat? Wkwk. Biarin, yang ada di hati, tetep cuma kamu seorang 🙂 ). Scroll ampe bawah, nemu tulisannya yang ini.

———

Apa yang kita kejar sampai kita kelelahan?

Apa yang kita kejar sampai kita diburu waktu? Apa yang kita kejar sampai siang-malam tidak henti-hentinya mencari? Apa yang sebenarnya kita kejar? Apakah  kekayaaan? Ketenangan jiwa? Kebebasan? Keberkahan? Atau apa? Coba renungi, apa yang sebenarnya kita kejar hingga kita melakukan segalanya saat ini.

———

Apa yang kukejar sampe detik ini? Wisuda pastinya (Semangat Juli Bang… 🙂 ). Sesudah wisuda, terbukalah pintu menuju ambisi dan cita-cita lainnya. Nikah (HAAHAHA), kuliah apoteker, kerja di tempat bagus, terus bikin usaha sendiri, bangun ini itu, pergi sana sini, dan duniawi-duniawi lainnya. Cita-cita manusia emang gak bakal pernah berhenti, tuntas satu, kejar yang lain. Dia ketauan ngeceng cewek lain, gue cari aja lagi yang lain. Hahaa. Simple. (ngetiknya sih gampang, ya..ngejalaninnya…)

Terus? hidup mane teh, buat ngejar cita-cita?

Dangkal banget ya. Cita-cita dikejar terus. Padahal rezeki kan sudah diatur. Buat apa hidup w kalo gitu dong?

Tiba-tiba arti salah satu ayat di surat Al Maidah terbaca oleh gue. BUKAN, Bukan tentang Pak Ahok. Al Maidah ayat 119 yang artinya:

Allah berfirman, “Inilah saat orang yang memperoleh manfaat dan kebenarannya. Mereka memperoleh surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah rida kepada mereka, dan mereka pun rida kepada-Nya. Itulah kemenangan yang agung”

Allah ridho kepada mereka, dan mereka pun ridho kepada-Nya. Itulah kemenangan yang agung. Kemenangan yang agung. Yang agung. Ridho. Agung. 

^_^

Case solved!!

Tadi, Mas Gun ngasih beberapa opsi apa yang kita cari:

  1. Apakah kekayaaan?
  2. Ketenangan jiwa?
  3. Kebebasan?
  4. Keberkahan?
  5. Atau apa?

Sudah kurenungi, masku. Jawabannya sudah kutemukan. Dari ayat Al Quran tadi, definisi kemenangan yang agung adalah Allah ridho kepada mereka, dan mereka ridho kepada-Nya. Seorang ulama dalam bukunya menyimpulkan syarat diridhoinya suatu amal oleh Allah adalah bila kita bertauhid, ikhlas, dan sesuai syariat agama. Bukannya ini sangat menjawab? Dear Mas Gun, saya rasa jawaban yang paling pas adalah……

Hasil gambar untuk i am number four

Keberkahan.

Kata berkah ini yang berkali-kali disampaikan mamaku. Berkah berarti dengan segala keterbatasan, bisa memenuhi semuanya. Harta yang berkah walaupun sedikit, namun dengan keajaibannya masih bisa mencukupi semua kebutuhan. Berkah bukan cuma dalam konteks harta, juga termasuk tahta dan wanita incaranmu itu. Bagaimana proses yang dijalani untuk mendapatkannya, di situ letak pemrosesan keberkahan. Balik lagi ke life’s principle no. 5, tentang jalan menuju keberkahan, yaitu hidup yang lurus-lurus saja. Sudah dewasa sudah bisa membedakan proses yang benar dan yang salah. Proses mana yang sudah ditetapkan halal, dan apa saja yang sudah ditetapkan haram. Bagaimana bila kita ikuti aturan main-Nya? Dengan selalu mengingat, apa yang kamu cari selama ini? Keberkahan.

Apa yang kamu kejar sampai kelelahan? Ketika mati hanya membawa 3 perkara (Life’s principle no. 3)

You are number 1? Nize.

Gak salah kalo hidup untuk kekayaan. Duniawi so much. Dan lagian emang sudah seharusnya semua muslim harus kaya. Gimana mau menuhin zakat sampai naik haji kalo gak pandai nyari harta. Gimana mau nabung buat di akhirat kalo di dunia gak sanggup beramal. Bener, this duniawi glory juga cita-cita.

Namun, salah satu syarat diridhoi suatu amal adalah sesuai syariat. Hal-hal yang tidak sesuai syariat, seperti bank non syariah dengan segala ribanya, asuransi, dll, yang dengan segala jangkauannya ‘terasa’ memudahkan hidup kita. Sangat menggoda, bagimu, yang gak sanggup independent, gak bisa bertahan untuk menjauh dari keharaman. Gak salah emang kalo hidup untuk kekayaan. Justru harus kaya. Bila menjadi orang kaya, bisa terhindar dari maksiat bunga nyicil mobil, bunga nyicil rumah, asuransi pendidikan anak-anak, asuransi kesehatan, dll. Belajar. Ikut aturan main. Btul btul btul

Apa yang kamu kejar sampai diburu waktu? Ketika mati hanya membawa 3 perkara (Life’s principle no. 3)

You are number 2? Number 3? Nize.

Ketenangan jiwa.. kebebasan. Gue banget.. Setelah TA ini selesai.. jiwa gue akan tenang.. bebas.. Balik ke life’s principle no. 4, gak selamanya hidup tenang-tenang saja. Justru cobaan ada untuk menguatkan pribadi. Kalo gak ada TA mungkin hidup gw bakal acak-acakan kayak dulu. TA setidaknya membuat hidup gue lebih teratur, dan tentunya bikin gue menjadi semakin pharmacist gitu deh. Kebebasan? Ckckck. Gak selamanya gw ingin bebas. Gw pengen cepet-cepet terikat oleh ikatan yang abadi…. hingga maut memisahkan. Naon !

Apa yang kamu kejar sampai siang-malam tidak henti-hentinya mencari? Ketika mati hanya membawa 3 perkara (Life’s principle no. 3)

Reminder untuk Adel, selamanya. Hati-hati belok. Hati-hati, hati-hati. (Wartami, 21 tahun). Perempuan juga dipegang omongannya.

Ngomong apa awak. Ditulis dibawah nasihat mama tentang keberkahan. Semoga tulisan ini bermanfaat dan membuka pikiranmu, kawanku. Wassalamualaikum Wr Wb

Mengalir

Selamat malam dunia. Assalamualaikum….

Mau bilang terimakasih banyak Pak Matt Mullenweg selaku pendiri wordpress. Berkat bapak, wordpress menjadi pengganti telinga teman-temanku yang tak bisa dikunjungi di malam hari, atau memang terkadang terdapat perihal yang tidak bisa kuceritakan dengan lidah.

Aku ingin sekali seperti bapak. Di mana ilmu menjadi ibarat air susu ibu. Penuh manfaat. Dan pahala ibarat air sungai. Selalu mengalir. Seperti itu pula penggagas internet. Penggagas Wifi. Apalagi penggagas video call. Mengalir sekali.

Sayang, keinginan tak sebanding dengan kapasitas. Aku tak punya kemampuan menjadi seperti bapak-bapak sekalian. Namun kuyakin ada ribuan jalur sungai yang bisa ditempuh, untuk mencapai hilir yang sama. Biarkan diriku mencoba jalur mengalir yang lain. Bukan maksud sok-sokan mencoba yang termenantang di aliran yang paling deras. Hanya ingin mengukur & meningkatkan kemampuan.

Wish me luck for the next 3 days!!

Doakan sayaaa… semoga diridhoi.

Wassalamualaikum Wr Wb

Life’s Principle

Assalamualaikum Wr Wb

Sebelum memulai diskusi monolog hari ini. Izinkan saya berterimakasih dahulu kepada sistku yang membanggakan dan sangat menginspirasi Ilma Asharina Lubis😘 Sist ilma juga suka blogging, ini alamatnya: readwsmile.tumblr.com. Dia banyak cerita tentang kehidupan sehari-harinya, dan banyak mengambil hikmah dari setiap momen. Subhanallah memang sisku yang satu itu. Satu kata untukmu sist: “vvovv”. Membuatku kembali #ingat-ingat visi wordpress ini. Kalo dipikir-pikir kok lebih banyak curhatnya ya daripada kebermanfaatannya?😢

☆☆☆☆☆ LURUSIN LAGI NIATNYA! ☆☆☆☆☆

Sist Ilma baru aja ngupdate tumblrnya.. ini yang terakhir, dia ngereblog tulisan abang2 gitu. Tulisan yang beliau susun dengan cantik ini rasanya membuat diriku lega..  Alhamdulillah, ternyata banyak yang seprinsip wkwkwk 🙂 Dari 400+ orang yang ngereblog, ternyata sis Ilma salah satunya.. you are 1 in billion siss😆 Tanpa mengurangi rasa hormat ke pemilik tulisannya, berikut hasil screenshotnya. By: Choqi Isyraqi.

Ada beberapa pesan yang disampaikan banyak ulama tentang prinsip hidup manusia. Ada 5 prinsip yang paling nancep di kepala awak:

  1. Tentang manusia yang paling dicintai Allah, yaitu manusia yang bermanfaat bagi manusia lain, bukan hanya perkara dunia, juga termasuk perkara akhirat.
  2. Semakin tinggi capaian ilmu, harta, tahta/jabatan. Semakin besar pertanggungjawabanmu di akhirat. Pesan ini intisari dari sebuah hadis hasan-shahih yang diriwayatkan oleh Ibnu Mas’ud: Tidak akan bergeser dua telapak kaki seorang hamba (pada hari kiamat) sehingga ia ditanya tentang umurnya digunakan untuk apa, tentang ilmunya apa yang ia lakukan, tentang hartanya dari mana ia peroleh dan digunakan untuk apa, dan tentang fisiknya mengapa ia menyia-nyiakannya” (HR. at-Tirmidzi no. 2416)
  3. Hanya 3 perkara yang dibawa mati. Anak yang sholeh, ilmu yang bermanfaat, dan amal sedekah.
  4. Ketika diberi ujian oleh Allah, haram hukumnya meminta diringankan. Justru mintalah kepada Allah agar kita dikuatkan. Karena sesungguhnya ujian itu diberikan untuk menguatkan manusia, meningkatkan derajat manusia yang mampu melaluinya. Prime time untuk menjadi lebih kuat.
  5. Hidup yang lurus-lurus saja. Jangan takut dibenci orang. Hidup mencari ridho dan berkah Allah. Taati Al Quran dan sunnah rasul, jauhi larangan-Nya.

Semangat, aku dan kamu yang seprinsip. Kapal kita bakal diguncang berjuta-juta kali, tapi prinsip-prinsip ini harus dipertahankan sampai mati, semoga kita khusnul khotimah.

Wassalamualaikum Wr Wb