Berdamai dengan Masa Lalu

Bagiku, masa lalu bagaikan sepotong bagian jatung. Setiap waktu terasa berdetak seiring derasnya aliran darah yang mengalir. Menghasilkan tekanan, mempengaruhi pembuluh pembawa nutrisi yang tanpa hadirnya, manusia tak berdaya, lemah.

Tidak ada manusia yang sempurna. Namun yang Maha Kuasa menutupi aib hamba yang dikehendakiNya. Masa lalu ada sebagai spion penumpang masa depan. Aku dengan spion kelemahanku. Kamu dengan spionmu.

Bersediakah, bila kuajak dirimu berdamai dengan masa laluku yang menyiksa DAN memulai semuanya kembali dari 0?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s