Remember Why You Start

"Ketika kamu sadar setiap doa yang terhembus membuat air matamu terjatuh, di saat itu pula ada pundak dan tangan yang selalu siap menopang. Bukan menjadi sandaran. Tapi membantumu berdoa lebih kuat lagi. Menawarkan tangan yang sama, menengadah meminta kepadaNya"