Jodoh

Assalamualaikum Wr Wb

Bukan!! Kali ini saya bukan seperti yang kamu-kamu pikirkan. Post ini dikembalikan kepada visi mengapa wordpress ini dibikin. Supaya bisa bermanfaat bagi banyak orang.

27 Maret 2017. Satu dari seribu saat, di mana semesta seolah maksa saya supaya kembali mengulang dan memahami arti garis jodoh.

…………….mungkin Allah sedang mencoba menjawab doa-doa gw, setelah sebulan belakangan ini gw galau bed karna pria. Apa banget memang. -_-” Maafkan aku guys.

———–

Sekitar 2 minggu yang lalu. Saya ikut Annisa Day, dengan tema “Because You are Worth It”. Sesungguhnya yang bikin saya penasaran itu bukan si worth it nya. Tapi pembicaranya, wkwk. Saya selalu terkagum-kagum dengan aktivis kampus. Mana aktivisnya bidang sospol lagi hahaha. Dan beliau perempuan :O  Gak mikir lama2, gw langsung ikutin kata hati buat ikut annisa day hari itu. Alone (sudah terlalu lama sendiri). Setiap kali mbaknya ngomong, gw perhatiin bener, cara bicaranya, cara mikirnya, cara beliau kontak dengan audience. vvevv, leh uga. Selintas gw berfikir “Ingin berguru”

Hari ini, tidak sampai 2 minggu kemudian.

Barusan, gw dikontak sama seseorang. “kok kayak kenal namanya?” batin gw. Lohee. Ini kan si mbak pembicara waktu itu wkkwwkwk? Beliau menawarkan diri menjadi mentor gw yang ampas ini, karena memang mentoring gw yang sudah lama gak jalan.

Kalimat iseng gw dari hati yang paling dalam “ingin berguru” itu… kesampaian. Padahal, gw cuma ngomong sepatah! :”) Masya Allah.

Ck ck ck ck ck. Rencana-Nya memang indah ya guys. Bisa jadi lo ngagumin orang dari jauh. Berharap. Dan… dia datang dengan caranya yang indah. 🙂

Salam, dari yang tak bisa mendefinisikan jodoh. Tapi mulai bisa memaknai jodoh.

Wassalamualaikum Wr Wb

Berfaedah

Assalamualaikum Wr Wb

Dear wordpress, dan pembaca setia saya (gak ada) 😦

Maafkan gewe belakangan ini kalian dijadiin wadah melankolis galau gak jelas -_-” Sampai lupa gw sama watak sanguin turun temurun ini. Gw gak bisa janji gak galau lagi, karna setiap kali gw liat si abang ngelike foto tu cewek . Gw jadi galau lagi.

Gimana mau move on, orang setiap si abang update insta story, apalagi kalo doi update foto caption manis2nya, gw jadi sayang lagi 😦 wakwkawkkwkwwkwk.

GAGAL.

Sekarang gw udah nonaktifin instagram. Gak bakal gw buka lagi tu penyakit!! Bismillah ya. (ummm. gak lama2 amat, 2 bulan ke depan lah sampai gw dapet gelar S.Farm. Aamiin ya Allah)

Brand new day ~ Hari-hari tanpa instagram. Hari-hari tanpa ngepoin manusia. Hari-hari tanpa dosa, dosa memagumi jodoh orang (atau jangan2 dia jodoh gw?) (dosa gak ya?)

Doain gw cepet lulus plis. Mimpi gw masih banyakk. Salah satunya… mimpi dihalalin, setelah gw lulus. Hooo. Istigfar del. Gw yang ngetik sampai sedih sendiri bacanya.

(BTW ada gak ya anak ITB selain gw yang gini banget kisah cintanya??)

Mari kembalikan visi wordpress gw yang sebenarnya.

Wassalamualaikum Wr Wb

Berdamai dengan Masa Lalu

Bagiku, masa lalu bagaikan sepotong bagian jatung. Setiap waktu terasa berdetak seiring derasnya aliran darah yang mengalir. Menghasilkan tekanan, mempengaruhi pembuluh pembawa nutrisi yang tanpa hadirnya, manusia tak berdaya, lemah.

Tidak ada manusia yang sempurna. Namun yang Maha Kuasa menutupi aib hamba yang dikehendakiNya. Masa lalu ada sebagai spion penumpang masa depan. Aku dengan spion kelemahanku. Kamu dengan spionmu, yang bila Sang Pemilik Hati ini meridhoi, kuterima milikmu sepenuh hatiku.

Bersediakah, bila kuajak dirimu memulai semuanya dari titik 0, berdamai dengan masa laluku yang menyiksa, dan bersama-sama kita mencari berkah Allah yang melimpah di muka bumi ini, seperti yang orang tuaku lakukan 25 tahun yang lalu?

It doesn’t interest me, much

It doesn’t interest me what you do for a living. I want to know what you ache for, and if you dare to dream of meeting your heart’s longing.

It doesn’t interest me how old you are. I want to know if you will risk looking like a fool for love, for your dream, for the adventure of being alive.

It doesn’t interest me what planets are squaring your moon… I want to know
if you have touched the centre of your own sorrow, if you have been opened by life’s betrayals, or have become shrivelled and closed from fear of further pain. I want to know if you can sit with pain mine or your own without moving to hide it or fade it or fix it. I want to know if you can be with joy mine or your own, if you can dance with wildness and let the ecstasy fill you to the tips of your fingers and toes without cautioning us to be careful, to be realisticto remember the limitations of being human.

It doesn’t interest me if the story you are telling me is true. I want to know if you can disappoint another to be true to yourself. If you can bear the accusation of betrayal and not betray your own soul. If you can be faithless and therefore trustworthy. I want to know if you can see Beauty even when it is not pretty every day. And if you can source your own life from its presence. I want to know if you can live with failure yours and mine and still stand at the edge of the lake and shout to the silver of the full moon,“Yes.”

It doesn’t interest me to know where you live or how much money you have. I want to know if you can get up after the night of grief, and despair weary, and bruised to the bone, and do what needs to be done to feed the children.

It doesn’t interest me who you know or how you came to be here. I want to know if you will stand in the centre of the fire with me and not shrink back.

It doesn’t interest me where or what or with whom you have studied. I want to know what sustains you from the inside when all else falls away. I want to know if you can be alone with yourself and if you truly like the company you keep in the empty moments.

Do not touch me and keep your soul out of your fingertips… Die into me or don’t come to me at all.

By: Oriah Mountain Dreamer

Kejar

Melompatlah setinggi-tingginya, kawan. Lebih tinggi lagi, jauh, tinggi…lebih tinggi lagi. Setinggi mungkin, setinggi mendekati langit ke 7. Pecahkan limitnya, penghuni langit akan sadar kesungguhanmu. Bukan karena sedang bersaing, tapi karena keinginan yang kuat. Kejar.

IMG_4320.JPG

True Love

Assalamualaikum Wr Wb

Halo. Sekitar < 2 tahun lalu, tepatnya tgl 5 Juli 2015 gw pernah nulis ini di diary. Namanya diary ya gak bakal disebar lah! Kecuali yang ini.. hehe.

——————–

Berkali2 aku dibikin alay sama beberapa pria. Entah itu cuma disenyumin terus gr. Atau diliatin dari jauh terus gr. Dll. Wkwkwkkw. Kalo udh gr gak mau ketemu sama orang itu. Kalo udh ketemu gak mau sampe papasan. Kalo udh ngeliat muter jalan gimana caranya doi gk bisa liat gua. Wakakakakk

Gede rasa (GR)

Suatu fenomena yg banyak dialami wanita. Karna wanita butuh disayang dan diperhatikan. Sementara kebanyakan pria tidak membutuhkan itu ((mungkin butuh tapi gak sealay cewek)). Karna itu wanita lebih sering gr 🤗😆 . Jadi inget kata *nama disensor *pokoknya nama temanku

“Karena kebanyakan dosa, gua jadi susah ngafal Quran”

True…… very true. Orang lain setengah jam ngafalin Al Anfal gua 1 hari

.

.

.

.

.

*nama disensor* bilang mungkin itu karna dia sering merhatiin cowok, kan dosa. Ngeceng2 cowok ganteng, kan dosa. Mikir2 tentang cowok2, kan dosa. “Pandangan pertama itu bonus, pandangan selanjutnya dosa”. Hayolo

Berapa sering lu mikir2, ngeceng2 cowok del?hhahaha. Selama itu karna nafsu, dosa lo itu.. 😑🤔

Kemudian aku berniat untuk tidak pernah mikirin cowok lagi sama sekali sampai waktunya pas. 24 tahun, atau 23? 22??? (LOL Minggu depan gw ulang tahun Hijriah ke 22)

Sunday, 5 Juli 2015.

——————–

Kemudian, di hari berikutnya, 6 Juli 2015. Isi diary gue adalah Kutipan novel “Rindu”, Tere Liye.

——————–

Boleh jadi skrg aku ngeceng u bang, tapi sebenarnya jodoh gw bukan abang. Boleh jadi gw maksa tetep suka sama abang, tapi kalo bener sampai ke tahap final, cuma Allah yang tau kejadian yang akan terjadi 5 tahun kemudian, 10 tahun kemudian, 20 tahun kemudian, atau bahkan 50 tahun kemudian? Cuma Allah yang tau. Siapa tau sebenarnya, menurut Allah, bukan abang orang yang pas buatku. Tentang jodoh dalam kepala gw. Boleh jadi sekarang gw milih2, tapi gw yakin selama gw deketin Penciptanya, mau muter roda undian berkali2 pun, tetep bakal keluar nama itu-itu saja.

——————–

Selamat tinggal abang, mau terimakasih samamu, yang sedikit mengubah hidupku dari kanak2 menjadi sedikit lebih determined, ngikut2 lomba lah, jadi penanggung jawab acaralah, kadiv lah, delegasi lah, wkwk, semata2 ingin menyamakan derajat. Walau gak bisa,abangnya ketinggi2222an. Aku mah apa atuh. Abang juga yang ngebuka pintu pikiranku buat cari2 tahu lebih dalam tentang Islam, walau baru sedikit. Gw yakin, kita dipertemukan karna doa-doa gw yang alhamdulillah dikabulin sama Allah, supaya gw dapet hidayah dari gw yang dulu. Walau sekarang masih jauh dari baik. Terimakasih banyak, maaf gak kontribusi di acara2mu. Aku segan bertemu denganmu kak/bang/uda.

——————-

Bye2 keceng mengeceng. Gw mau fokus TA. Lulus kuliah nanti, barulah gw akan memulai perburuan jodoh. Wkwkwkkwwk

Say yes to Ta’aruf. Dulu gw yang ketawa denger konsep ini, sekarang bikin gw yakin bahwa konsep ini yang paling benar. Umur gw bentar lagi 22. Target nikah 23/24. Sudah tidak saatnya main2 lagii,saatnya serius, haha

Memperbaiki diri.
Semakin mendekati Allah, yang paling tau apa yang terbaik buat kita, apa yang bakal terjadi di masa depan, dan dengan siapa orang yang paling tepat mendampingi kita melalui masa2 fananya dunia, dan yang pasti, orang yang paling mampu bawa gw dan orang2 yang gw sayang masuk ke dalam surga-Nya.

Cepet selesain TAnya.🤗

Sekian, Wassalamualaikum Wr Wb.

Ketidakwarasan

Suara adzan membangunkan hening. Diantara penyesalan dan keegoisan, mengapa selalu 2 hal ini? Aku berdiri seorang diri, ya, selalu seorang diri. Lari telanjangpun tak akan kau hampiri

Muak! Muak sekali

Apakah aku sedang bermimpi? Kapan aku akan bangun?

Aku terkurung dalam lubang hitam. Tak ada pintu keluar. Gugup. Mengapa gugup? Apa ada gangguan di jantungku? Bukan. Gangguan itu dari sini. Dari hati yang paling dalam. Dalam diam, dalam kemunafikan

Apalah arti menahan diri? Bila tangan ini masih selalu menulis namanya. Apalah arti menahan diri? Bila mata ini selalu ingin melihat wajahnya. Apalah arti menahan diri? Bila telinga ini selalu senang mendengar salamnya. Apalah arti menahan diri? Bila bibir ini selalu ingin bercerita tentangnya

Aku berusaha taat peraturan-Nya. Kau lebih taat lagi

Jurang itu, aku dan ketidakwarasan

Kau senang organisasi, aku senang bernyanyi

Kau pintar menulis, aku pintar bercerita

Kau pembicara, aku pendengar paling setia

Kau penggerak, aku pengikut. Dalam bayang. Dalam ketidakpastian

Untuk kau, yang ahli menanam luka. Untunglah aku ahli mengobati luka

Senyummu. Foto-foto lelang itu. Kemustahilan terbesar diantara ribuan cita-cita. Kapan aku bangun? Tolong bangunkan aku. Khayalan indah ini terlalu sakit