Self Acceptance :)

Some days in the past, bitter fate had ever happened to me. At that time, I fell to the lowest point of my life. I tried to FORGET all and forced my self to continue the life to be happy as it MUST be my life was. Who in the world don’t need pleasure?

—–

Days changed date.

But I just CANT — The more I tried to forget, the more I remembered it. The more I blamed reality and the more I HATED my self. I started to asked 10000+ why questions. Why all happened to me? Why it’s me?

Than I bury myself. Away from the crowd. Did not care about anything. Go home as fast as I could. Spoke only as it was needed.

—–

Naruto_newshot.png
Naruto. 199x children know him.

Time comes for a moment I watched this anime kid. Episode 439 in which Naruto tried to control his Bijuu (9 tails fox) along with his fellow partner, Bee (8 tails fox living man), Yamato sensei, and Motoi. The order is he should WIN the fight with his shadow self, the dark side of his mind.

—–

“Since you are born till today, people in village still treat us like an outcasts.”

“I am you and you are me. I am hatred you have endured. I am your true self, deep in your heart. You can’t beat me,” said the shadow.

Naruto exert all abilities towards him. But. Similar person. Similar jutsu. Similar power. How to win?

“Yes, villagers are important, that is what we should believe. I want to trust myself, believing my self who is trusted by the villagers,” said Naruto.

“But they made you miserable!!,” said the shadow.

“Bee has made me realize, he has no doubt and he was proud for himself.”

“I got stronger because of you, so I could be in this stage,” said Naruto.

“Than what should I do?” said the shadow.

As the fight comes to it’s peak, real Naruto unexpectedly HUG his shadow self. “Than, let’s be me. Cos we are the same! It’s easy.” said Naruto.

His shadow self cried, accept his hug, than disappeared.

Naruto win. 😊

—–

From Naruto I learned, that the best way to gain peace is NOT to fight. But keep it in mind 🤗 Hug the past. Sincerely ACCEPT whats been happened, let it happened. And makes it valuable lesson of life for my own self, since no matter how good I am, past wouldn’t be changed.

Always believe that everything happened is the best for us from Allah, so something best will happen along with It.

Ikhlas. Ikhlas 😊🙌

—–

Inspired from Edvan Kautsar youtube channel #mentalawareness

Advertisements

Readiness

When I was 3 years old, my father brought me 4 wheels little bike. My bike was still new at that time, but my father unloaded 2 wheels on right and left side of the bike until it was only 2 wheels on front and back. Am I ready to use the bike at that time? No I am not. But I tried until I got used to it. In the end, I was still 3, and I could ride 2 wheels bicycle.

When I was 5 and a half, my mother registered me to elementary public school. No school accepted me because I was too young. But my mother forced one of the schools to gave me test. I got great result, as they accept me as student. Am I ready to be elementary student at that time? No I am not. Yes I was too young for public school. But I tried to prove it. In the end, I was still 5, and I was the youngest among classmates.

When I was 15, I admire a boy who I never talk to since the very first sight. I never show my feeling since I was a very shy girl and I have integrity towards some promises to my self. During 3 years admire from distance, he already changed his girlfriend for 3 times too. But, until farewell party, I still admire him just like the first time I met him. Am I ready to forget him at that time? No I am not. I still have feelings toward him even a few years from the last time I saw him on farewell. Da’wah through both virtual and real world, circle of mentoring, and good friends improve my knowledge about how to manage this kind of feeling. In the end, I’ve been moved on ^^

When I was 16, I was faced with 2 choices, IPA or IPS. I couldn’t understand physics at all and I do really have interest on social knowledge subjects. But my parents forced me to enter science class. In the same time, my sister announced that she was accepted as ITB student. Sisterhood rivalry do exist. Than I fulfill my parents will on science. 2 years later, it was announced that I was accepted in ITB. Am I ready to be science person at that time? No I am not. I still got big trouble with physics and every subjects related. But I tried. In the end, I finished my school on time without repetition on every subjects.

Last month, I was faced with the most crazy exam I’ve ever done in my life. One in thousands drugs was randomly selected as question of the 10 hours writing test. I only have 2 weeks to focus on study with many thick books I loaned. Am I ready to face the test at that time? NO I AM NOT AT ALL. But time goes on and examination must be carried on. In the end, I finished the test and passed.

Morale from my life =

If you ask my readiness of something, whenever and no matter how hard I tried, I will never be ready. I can’t defined readiness by how much things or knowledge or money or power I think I have. I am pretty sure there is A BIG INVISIBLE POWER making impossible to possible and this what makes me live.

It’s ALLAH will.

“Jika Allah menimpakan suatu kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tak ada yang dapat menolak karunia-Nya. Dia memberikan kebaikan itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dia-lah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Yunus [10] : 107)

“Jika Allah menolong kamu, maka tidak ada yang dapat mengalahkan kamu, tetapi jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapa yang dapat menolongmu setelah itu? Karena itu, hendaklah kepada Allah saja orang-orang beriman bertawakal.” (QS. Al Imran [4] : 160)

If Allah desire to help me, no matter hard the world tried to defeat me, in the end, I would still be unbeatable. Don’t forget that every rezeki you have now is not because your effort but all is Allah will. Allah Maha Baik. Do’a sekecil apapun didengarNya. Jangan pernah berhenti berdoa 🙂

Time can’t be slowed down, wordly lust increases and will never stop. Do you still questioning your self about readiness?

Because You Didn’t Know

Assalamualaikum Wr Wb

Berapa kali kamu menghujat seseorang? Dalam sehari, seminggu, sebulan?

Di dunia nyata? Atau beraninya cuma di dunia maya?

Mengapa menghujat dan mengapa dia dihujat?

Manusia lahir dengan kesempurnaan akal dan pikiran, membedakannya dari tumbuhan dan binatang — qadarullah tidak setiap manusia.

Pilihan hidupnya yang kamu hujat-hujat selama ini tidaklah salah, apa yang dia pikirkan, apa yang dia putuskan, semuanya hasil olahan akal dan pikirannya yang sehat dan sempurna.

Hujatanmua itu pada dasarnya karena satu alasan: kalian tidak sevisi.

Tujuan hidupmu X, tujuan hidupnya Y.

Bagaimana bisa satu suara, bila tujuan tidaklah sama?

Tidak perlu menghujat. Tidak perlu membully. Tidak perlu berseteru menyamakan pikiran, ngotot berharap dia berubah pikiran — satu suara denganmu, di saat tujuan hidupnya yang sebenarnya tidaklah sama dengan tujuan hidupmu.

Saatnya intropeksi diri, jangan-jangan justru tujuan hidupmulah yang salah. Jangan mencari pembelaan, justru yang dicari adalah kelemahan. Bukan mencari kelemahan lawan, justru mencari celah kekuatannya.

Atau saran terbaik dariku: tidak usah dipikirkan saja

Dia aneh sendiri dan akhirnya dia terhujat — tanpa dicari dahulu alasan mengapa dia menjadi aneh, dan alasan-alasan itu, tidak selamanya perlu diungkapkan. Entah itu menutupi aibnya, aib temannya, atau jangan-jangan, aib keluarganya? Bukannya memang kita tidak diperbolehkan mengungkapkan aib. So, he did right. Saat situasi seperti ini tiba, thinking is not needed, feeling is. Di mana pengertianmu?

Because you don’t know why he did it, and how does it feels.

“Anak yang kamu sakiti itu, adalah anak yang dibahagiakan mati-matian oleh orang tuanya”

Mulai detik ini, selama dia tidak menyimpang dari jalan yang lurus, berhenti menghujat, berhenti membully 🙂

Wassalamualaikum Wr Wb

Kecipratan Rezeki

Assalamualaikum Wr Wb. Malam world, sepi sendu yang tetiba menguasai raga…….. *naon._.

Duniaku penuh pertanyaan yang tak harus diungkapkan secara lisan cukup disimpan dalam batin, toh pertanyaan-pertanyaan itu akan terjawab bila waktunya tepat, sepanjang jam yang terus bergerak semesta mau terus mendukung.

Yang sudah dirancangNya untuk terjadi pada hari ini akhirnya terjadi pula, satu dari seratus bagian puzzle mungkin telah diletakkanNya di posisi yang paling benar. Pertanyaanku tentang rezeki terjawab.

Tidak ada satu pun makhluk bergerak di bumi melainkan dijamin Allah rezekinya (Hud: 6)

———-

Alkisah sepasang sejoli berencana menikah muda, suami pekerjaan tidak tetap, istri masih kuliah, boro-boro ngontrak rumah, untuk makan pagi saja masih akan nebeng masakan ibuk. Entah menikah muda itu merupakan keputusan yang tepat atau justru terlampau tidak tepat karena zaman now sulit menemukan kritikus yang pendiam. Hujatan bertandang.

Gila, dia ngasih makan anak bini pake batu kali ya, haha

Setuju dengan rasionalitasnya, aku pun ikut tergalak. Hahaha, bener, buat diri sendiri aja belom sanggup apalagi buat ngidupin anak orang.

———–

Tipping point, malam ini semesta pikiran membawaku melayang. Memutar balik memori, tentang pencapaianku selama ini, yang sesungguhnya merupakan kemustahilan yang terwujud. Pengalaman di kampus gajah, acara nasional, internasional, amanah-amanah. How the way…… gimana bisa…

Mang becak penghasilan cuma 20 ribu sehari dan mereka masih hidup. Mustahil gila… How the way……

When you want something, all the universe conspires in helping you to achieve it, quotes the Alchemistnya Paulo Coelho, memodifikasi ayat Quran yang satu ini: If something meant to you, than no one could overcome you, if Allah fails you, who else could help you except Allah?  So in Allah believers put their trust (Ali Imran: 160)

———-

Wahai netizen, kritikmu itu tidak terbukti, kamu dalam rasionalitasmu,  karena kamu tidak mengetahui yang sebenarnya dan kamu berspekulasi (baca: sok tau). Kamu tidak tahu, bahwa kepada sepasang sejoli tersebut, rezeki diturunkan Allah dari seribu arah, semesta mendukung dan kemustahilan satu demi satu terwujud, menolong pasangan tersebut melangsungkan ibadah itu dengan lancar: menikah. If Allah fails you, who else could help you except Allah?  So in Allah believers put their trust.

———-

Kakak perempuanku, akan menikah tanggal 27 Januari nanti. Keluarga kami mempersiapkan pernikahannya hanya dalam waktu 1,5 bulan di saat calon pasangan lain menetapkan waktu berbulan bulan lamanya untuk bersiap. Aku, sampai detik ini masih menghitung kemustahilan yang terang-terangan terwujud. Semesta seolah mendukung segalanya. Seolah tak ada hambatan sama sekali. Lancar. Bahkan, sepertinya rezeki kakakku ini sedang terciprat pula padaku, bisa beli ini itu juga, kwkwkwkwkwk. Masya Allah.

———-

Gila dia ngasih makan anak bini pake batu kali ya, haha

Bukan cuy, bukan dia yang ngasih anak bininya makan, kalo dengan tangan dia doang, bahkan batu aja belum tentu bisa utuh dibawa pulang.

Allah cuy yang ngasih..

Sekian dulu ya netizen, wassalamualaikum wr wb

Pendosa

Assalamualaikum Wr Wb

Ada satu hal yang membuat aku rada-rada risih dengan bercandaan zaman now. Entah cuma terjadi di lingkungan jurusanku saja atau memang sudah globally spread, yang pasti telinga aku sudah tidak aneh lagi mendengar bercandaan semacam ini.

———-

Contoh 1

Raisa : *H-1 UTS, rumpi-rumpi cantik dengan teman segengnya* Yaampun kamu mau ujian malah berdosa wkkwkwkw

Isyana : Iya nih abis di sekre tiba-tiba ada si Hamish Daud sih nimbrung jadi aja semua di sekre jadi ikut berdosa wkkwkwkw

Raisa : Wkwkwkwk awas lo ntar malem malah ketiduran

Isyana : Astagfirullahaladzim wwkwkwkw

———-

Contoh 2

Rafi : Eh sini deh!! Aku punya info terbaru tentang si Ayu, yuk kita berdosa dulu sebentar hehee!

Ruben : Yuk wkwkwk untung besok gak ada UTS ya, eh ada info apa nih tentang doi??

———-

Contoh 3

Raisa : Eh si Hamish kena demam berdarah lagi ya denger2?

Isyana : Iya bener, kebanyakan berdosa sih doi, kwkwkwk

Raisa : Iya wkwk

———-

Contoh 4

Rafi : *sedang makrab, salah satu games yang diadakan adalah tebak-tebak nama orang* Welcome to spot 4!!! Jadi ini adalah spot dosa, dengan partner dosa saya yaitu Hamish, jadi aturan mainnya adalah, kita bakal nyebutin ciri-ciri nama orang tersebut, buat masing-masing kelompok jawab. Nah jadi sistemnya rebutan ya, kelompok yang duluan ke depan dan bener jawabnya yang bakal dapet poin! Yang kalah mukanya bakal dicoret lipstik!

———-

Iya, jadi maksud dari dosa di lingkaran pertemananku ini adalah: membicarakan seseorang/ghibah.

Yang aku bingung kenapa setelah mereka berdosa, mereka malah ketawa ya? Apakah berdosa zaman now ini adalah sesuatu yang lucu?? Atau cuma mereka saja yang hidupnya bersih mengkilat dan cuma aku saja di sini yang hina bina dosanya sudah terlanjur sedalam lautan?????

Yang aku takutin adalah, dengan zaman now ini yang sudah menganggap dosa adalah sesuatu yang lumrah/bahkan lucu, apa kabar generasi anak cucu gw nanti ya??

Naudzubillahmindzalik. Semoga kita semua selalu dilindungi Allah SWT. Aku bingung, melawan dunia yang sudah terlanjur seperti ini, aku bisa apa coba?? Buat lo yang baca, saling mendoakan yuk semoga kita selamanya tidak bercanda super berlebihan.

Wassalamualaikum Wr Wb

Happy as a Clam

Assalamualaikum Wr Wb

First post on 2018!!! I am back, liburan ini gw sibuk banget asli, padahal tugas gw cuma bantu-bantu ngurus kawinan kakak gw, tapi ternyata hektik banget!! tiap hari gw dan ortu pasti ke luar rumah, ya buat beli ini lah, itu, pesen itu lah, nego harga, catering, baju mertua, songket, sepatu, dekor, busedd deh  pokoknya…. Wkwkwk. Sekarang mendekati hari H Alhamdulillah sudah bisa napas dikit haha. Hikmahnya adalah, ntar pas giliran gw, setidaknya sudah jelas prakiraannya, ahayy

Btw, kalo u pembaca setia gw (kaga ada wkkwkw) pasti sadar deh ada sedikit banyak perubahan di tampilan WordPress ini! Dari header sampai foto-foto gw ubah semua, background yang kemarin pink juga gw rubah. Ngomong-ngomong soal background, kenapa sih banyak banget wordpress yang themenya sama kayak gw ini?? Bahkan gw pernah nemu yang warna backgroundnya sama-sama pink (dulu background ini warnanya pink) …semainstream itukah seleraku? Atau semua orang ngikutin wordpress gw ini?? Wkwww yakelly… Btw aku udah pernah nyoba theme wordpress yang gratis buat wordpress gw ini, ujung-ujungnya balik ke theme ini lagi, soalnya cuma theme ini yang menurut gw bagus, namanya juga free ._. Kalo gw rajin & semangat bisa kebeli tu theme yang mahal-mahal pake dollar, sekalian aja apa beli domain?? Kan keren tuh fladellata.com , aszek… fladellata.id. Bagus mana ya?

Nonstop blooming. Judul baru header gw. Terinspirasi dari anggrek mama yang tidak pernah berhenti bermekaran. Gw pun heran, kok bisa ya? Tetanggakupun terheran-heran. Btw, mama gw ini memang rajin banget ngurus kebun, ya memang mama gw ini suka banget sama tumbuh-tumbuhan, alhasil tumbuh-tumbuhan pun jadi suka banget sama mama gw. Btw gak cuma tumbuhan yang seneng sama mama gw, kucing gw pun hormat luar biasa ke mama gw, mama gw memang dicintai banyak makhluk, Alhamdulillah.

Q : Diedit mulu bu tampilan blognya, isinya apaan??

A : Sabar-sabar 😥 Sebenernya gw sedang mengelompokkan apa yang akan gw tulis, yaitu seputar books review, seputar dunia kefarmasian, seputar dunia kuliner, dan… ampas2 hasil pemikiran absurd gw, ehhehee. Sabar guys.. blog ini bakal gw manfaatkan dengan baik kok, doain gw makannya, biar cepet lulus apoteker.. (loh kok gak nyambung??)

Q: Lu kan gak punya akun facebook ama twitter nih, cara supaya dunia tau kalo blog lu itu sebenarnya ada di dunia ini gimana?

A: Memang selama ini gw selalu share isi blog gw ini ke fb & twitter, tapi berdasarkan analisis gw dengan melihat stat wordpress, orang-orang yang butuh adalah orang-orang yang mencari gw via google search, sementara orang yang kepo kepo aja adalah orang yang mencari gw via sosmed and I don’t need this kind of people hehe. WordPress ini punya visi dan sesungguhnya wordpress ini tidak main-main gw dirikan 😦

Q: Apakah lu bahagia dengan keterasinganmu sekarang?

A: Awal tahun lalu gw sempet ngetawain kakak gw. Doita punya fb, twitter, instagram, tapi kagak ngupload apa2 wkwk. Begitu pula dengan mama gw kagak bermedsos and I love it karena gw menjadi bebas kwkwkw.

Namun Sekarang..

Sudah 1 revolusi bumi malah gw yang sekarang gak punya apa-apa. Tapi ternyata, menjadi lebih asing daripada kakak gw itu tidak memberi dampak apapun di hidup gw. Gw tetep bisa update berita nasional maupun internasional, gw tetep bisa mendapatkan apa yang gw cari dengan google & youtube (gw masih punya akun line, wa, dan semua akses google). Bahkan gw sekarang mendapat ‘lebih’ dari yang gw butuhkan. Cuma, gw gak bisa update temen2 gw, sekarang mereka lagi ngapain, itu aja sih, gak peduli juga gw, wkkwkw.

Terdapat banyak hal yang membuat gw sadar jurang di sisi kanan dan kiri zaman now ini sudah tertutup kabut. Mungkin sebenarnya jurang itu bisa terlihat tapi dulu mata gw terlalu asik main facebook. Open your real eyes, kawanku yang cerdas. Kefanaan di mana-mana. Cukuplah menjadi stupid di kampus, di luar kampus, jangan. Cukuplah  asing di dunia maya, tapi di dunia nyata, jangan

Q: Naif banget sih lu, itu mah elunya aja yang introvert

A: Biarin aja naif, gw emg naif dan gw bahagia, gw 87% ekstrovert dan gw sadar medsos itu berbahaya bagi ekstrovert yang tak bijak

Q: Resolusi 2018!

A: Tahun ini target aku itu, ada 2.

Satu, lulus apoteker..

Bismillahirrahmanirrahiim….. doain aku plis :’) Tiada kesan tanpa doamu.. :’)

Dua, mewujudkan keinginan ortu gw yang satu itu… ya itu…… errr..

Doa gw buat yang satu ini kudu kencang wakakakak. Totally di luar kuasa gw. Detik ini alhamdulillah gw sudah move on. Lebih tepatnya, gw sudah menyerah. Capek deh. Kalo gw punya seribu tangan, gw angkat keseribu tangan gw. Kalo punya bendera putih seribu, gw angkat tu seribu bendera putih *sad. Gw serahin semuanya ke Yang Maha Kuasa, Allah gak bakal jahat sama gw. Gw sudah cukup muak dengan pria-pria yang datang dan pergi sesuka hati. Juga tipe akhi yang dateng untuk ngetag, lu kira gw ini album facebook bisa ditag?!? Dan tipe pria yang dengan angkuhnya menetapkan standar tinggi, mending gw bilang dari awal, kalo gw ini bukanlah Barbie, dan kamu kira kamu itu KEN!??!??1??!!??1!!

Ya gak bakal lah gw ngomong kayak gitu, budaya ketimuran menuntut gw untuk bicara lebih santun: “maaf bang, kita sepertinya tidak sevisi..” *jleb..

Q: Semangat deh kalo gitu, gw doain blog lu dan elunya pastinya sukses, tahun ini lulus apoteker dan keinginan ortu lu supaya lu bisa…………… terkabul!

A: Aamiin ya Allah… baik deh kamu! terimakasih banyak ya!

Motto hidup gw tahun ini: free as a bird, strong as an ox, happy as a clam!!

Free as a bird : Kembangkan sayapmu… all out!

Strong as an ox : Jangan lupa kalo dunia ini kerasssss…

Happy as a clam : jangan lupa bersyukur selamanya!!!

Wassalamualaikum Wr Wb

Menemukan Diriku Kembali

Assalamualaikum. Barusan aku log in tumblr setelah 4 tahun gak aktif. Stalking postan sendiri sampe post paling bawah, aku nemu tulisanku ini. Kalo gak salah agak sedikit adopsi dari om2 bule luar negeri. Tulisan dulu pas umur 15 tahun. Speechless bentar.

Thanks Adel 7 tahun yang lalu. I am fully recharged!!!

———————————————–

Feelin’ Great! You Know Why?

I’m 15 and:

  1. I was born as a moslem
  2. I have such great parent, sister, brother, grandma, uncle, aunt, family!
  3. I can enter SMAN 5 Bandung with my own, thanks God
  4. I’ve got great friends, all who i very much enjoying hanging out with
  5. I can drive my self to every places i never knew
  6. Finally i can ended up the twilght’s novel series! that 4 books! You know, i don’t really like reading hehehe
  7. My mother always scolded and believe me, what your mother said is the best rulers of your life
  8. I’ve collected so many dvd(s) since 2 years ago and someday i’ll change them as money (this is what i usually called as ‘reserve savings’)
  9. I really love my brother even tough he always kick me if i pinch his cheeks
  10. Somebody will be very emotional if she/he is being offense, but i don’t know, my brain never thinks so, i thank God for giving me this incredible brain

I just don’t give a shit what anyone says or thinks (within reason). If I had a quid for everytime I heard some piece of shit tell me I was wasting my time chasing my dreams, I’d be rich enough to own them all. I feel happy go lucky and motivated. WINNING! WINNING! WINNING! (Cheers Sheen) ☺

———————————————–

Sori curhat dikit.

Kuliah APT ini sesungguhnya adalah pertempuranku yang sebenarnya, my friends!!!!! Pas S1 aku kebanyakan main dan tidak serius di kelas. Alhasil IPK jelek walau bisa lulus cepat dan masih dikasih kesempatan buat belajar kembali di kuliah keprofesian. Alhamdulillah..

Bicara passion, sejujurnya aku udah nemu apa yang paling diinginkan dalam hidup. Tapi kemampuan yang….. harus digali terus menerus. Banyak rintangan di luar sana, manusia yang paling utama.

I just don’t give a shit what anyone says or thinks (within reason). If I had a quid for everytime I heard some piece of shit tell me I was wasting my time chasing my dreams, I’d be rich enough to own them all.

SEEEMAANGAAAAAAAAT

Buka mata, buka telinga, dan tegakkan kepalamu. Sederet kata perintah penuh filosofi.

Mohon do’anya, kawan… Ilmu yang didapat kemarin sekarang dan besok lusa suatu saat nanti akan sangat bermanfaat buat banyak orang. Aamiin…

images (9).jpg

Wassalamualaikum Wr Wb