Berfaedah

Assalamualaikum Wr Wb

Dear wordpress, dan pembaca setia saya (gak ada) ūüė¶

Maafkan gewe belakangan ini kalian dijadiin wadah melankolis galau gak jelas -_-” Sampai lupa gw sama watak sanguin turun temurun ini. Gw gak bisa janji gak galau lagi, karna setiap kali gw liat si abang ngelike foto tu cewek . Gw jadi galau lagi.

Gimana mau move on, orang setiap si abang update insta story, apalagi kalo doi update foto caption manis2nya, gw jadi sayang lagi ūüė¶ wakwkawkkwkwwkwk.

GAGAL.

Sekarang gw udah nonaktifin instagram. Gak bakal gw buka lagi tu penyakit!! Bismillah ya. (ummm. gak lama2 amat, 2 bulan ke depan lah sampai gw dapet gelar S.Farm. Aamiin ya Allah)

Brand new day ~ Hari-hari tanpa instagram. Hari-hari tanpa ngepoin manusia. Hari-hari tanpa dosa, dosa memagumi jodoh orang (atau jangan2 dia jodoh gw?) (dosa gak ya?)

Doain gw cepet lulus plis. Mimpi gw masih banyakk. Salah satunya… mimpi dihalalin, setelah gw lulus. Hooo. Istigfar del. Gw yang ngetik sampai sedih sendiri bacanya.

(BTW ada gak ya anak ITB selain gw yang gini banget kisah cintanya??)

Mari kembalikan visi wordpress gw yang sebenarnya.

Wassalamualaikum Wr Wb

Ketidakwarasan

Suara adzan membangunkan hening. Diantara penyesalan dan keegoisan, mengapa selalu 2 hal ini? Aku berdiri seorang diri, ya, selalu seorang diri. Lari telanjangpun tak akan kau hampiri

Muak! Muak sekali

Apakah aku sedang bermimpi? Kapan aku akan bangun?

Aku terkurung dalam lubang hitam. Tak ada pintu keluar. Gugup. Mengapa gugup? Apa ada gangguan di jantungku? Bukan. Gangguan itu dari sini. Dari hati yang paling dalam. Dalam diam, dalam kemunafikan

Apalah arti menahan diri? Bila tangan ini masih selalu menulis namanya. Apalah arti menahan diri? Bila mata ini selalu ingin melihat wajahnya. Apalah arti menahan diri? Bila telinga ini selalu senang mendengar salamnya. Apalah arti menahan diri? Bila bibir ini selalu ingin bercerita tentangnya

Aku berusaha taat peraturan-Nya. Kau lebih taat lagi

Jurang itu, aku dan ketidakwarasan

Kau senang organisasi, aku senang bernyanyi

Kau pintar menulis, aku pintar bercerita

Kau pembicara, aku pendengar paling setia

Kau penggerak, aku pengikut. Dalam bayang. Dalam ketidakpastian

Untuk kau, yang ahli menanam luka. Untunglah aku ahli mengobati luka

Senyummu. Foto-foto lelang itu. Kemustahilan terbesar diantara ribuan cita-cita. Kapan aku bangun? Tolong bangunkan aku. Khayalan indah ini terlalu sakit

((emang kamu siapa))

((bukan siapa-siapa))

((bukan siapa-siapa))

((bukan siapa-siapa))

((bukan siapa-siapa))

((bukan siapa-siapa))

((bukan siapa-siapa))

((bukan siapa-siapa))

((bukan siapa-siapa))

((bukan siapa-siapa))

((bukan siapa-siapa))

((bukan siapa-siapa))

((bukan siapa-siapa))

((bukan siapa-siapa))

((bukan siapa-siapa))

Gak usah berharap difollback :(( , huhu.

Who Knows

2 tahun…..
Kalo ngomongin tanding bola ini udh masuk babak 2….
Kalo sinetron ini udah 3 episode terakhir…
Kalo ngomongin sekolah mentor ini udah sampai tahap simulasi oskm
Kalo gosok gigi ini tinggal buang busa dari mulut
Kalo ibu2 melahirkan ini udah bukaan 4

LALU……
Yaaah sudahlah
Emang masa depan gak ada yg tau men.___.

Pelajaran banget..
Lain kali kalo ketemu orang yg sesuai langsung cari tau tanggal lahirnya hhhhhhhh

Rasanya aku terbang sendirian setinggi-tingginya…
Terus sayapnya rusak….
Jatuh dari ketinggian…
Sakit euy

Belajar Menjadi ‘Seseorang’

Sekarang udah bukan zamannya aktivis IP kecil.

-Seorang kakak tingkat yang kulupa namanya

Tadi sore, aku baca notenya Kang Obe, isinya tentang 2 tipe mahasiswa. Notenya menarik guys, silakan dibaca di sini hahaha.

Ibarat 2 orang mahasiswa baru suatu fakultas di suatu perguruan tinggi yang sama. Yang satu selama SMA mengikuti bimbel, yang satu lagi gak bimbel but still could reach his dream. Hebatan yang mana?

“Ini ITB, bayangkan ini adalah sebuah rimba yang sangat luas, saya tidak berharap kalian hanya menjadi pelancong, yang hanya mengikuti saja pemandu tur dan hanya melihat-lihat sekeliling, sehingga ketika lulus nanti kalian hanya mendapatkan apa yang pemandu tur ceritakan, meski itu belum tentu benar. Saya berharap kalian dapat menjadi pemburu, jelajahi seisi rimba ini, pastikan ketika kalian lulus nanti, kalian mendapatkan lebih banyak dari yang seharusnya kalian dapatkan, lebih dari apa yang pemandu tur ceritakan. Maka dari itu, jangan hanya mengandalkan soal-soal dari saya, karena ini hanya sedikit saja.”

-Dosen kalkulusnya kang Obe.

Ner uga.

Aku pribadi ingin sekali memanfaatkan 4 tahun ini dengan sangat baik. Bersama dosen-dosen, professor-professorku yang sangat menginspirasi, teman-teman seangkatanku, kakak-kakak tingkatku. Yaps, cuma 4 tahun aku bisa belajar bersama dengan orang-orang hebat itu. Cuma 4 tahun, meeen¬†:”)

Di satu sisi, aku juga ingin menjadi pemburu seperti yang dikatakan dosennya kang Obe. Tujuan utamaku masuk kampus ini, ya samalah seperti kalian, untuk menjadi orang sukses seperti suksesnya alumni-alumni kampus gajah yang banyak ditulis di wikipedia. Seratus ladang lebih pengalaman yang bisa kupetik hasilnya dan sudah seharusnya tidak kumubazirkan untuk dimanfaatkan dengan sangat baik, untuk menjadi manusia yang lebih baik. Seperti membandingkan 2 orang anak SMA tadi, yang nomor 1 mengikuti bimbel, sementara yang nomor 2 tidak mengikuti bimbel namun mencapai hasil yang sama. Aku memilih si nomor 2. Kau tau alasannya.

Karena kuyakin, ada alasan dibalik mengapa Allah memberi aku takdir untuk berkarya di kampus ini. Dan sekarang pertengahan 2015, 2 years left. Ya gitu deh. Aku pun kemudian baper.

Mending terlambat daripada tidak sama sekali

– Nasihat Umum

Demi aktivis yang sudah tidak zamannya lagi punya IP kecil. Ibarat sambil menyelam minum air. Belajar yang benar sambil mencari pengalaman yang banyak. Di mataku seorang wanita karir yang dapat mampu mengurus anak-anaknya dan suami dengan baik adalah yang terhebat.

Belajar menjadi seorang multitasker.

Sabtu, 25 April 2015. Pukul 01.00.

Calon wanita hebat, yang lagi baper maksimal.

Adelia Sri Wartami